males banget mau ngepost. mau nulis juga males banget. padahal banyak banget ide dikepala gue, tapi rasanya susah banget buat dituangin dalam bentuk tulisan. bawaannya males mulu. yah, ginilah kalo penulis amatiran, masih suka bermasalah dengan dirinya sendiri. suka bosen dan suka ngelus. padahal tempat ngeluh itu ke Allah, bukan ke blog kayak gini, tapi gpp deh, semoga Allah baca keluhan gue dan beliau membantu gue untuk meningkatkan mud gue buat nulis lagi.
kalo misalnya Allah belum baca, berati gue yang harus sadar diri dan merubah sifat buruk gue. tentunya kalo pengin sukses. kalo gak pengin sih silahkan aja berkutat dengan dunia kemalasan itu. monoton.
gays, sebelum gue menutup artikel ini gue mau cerita dulu tentang kejadian yang gue alami kemarin malam. sumpah, gue tau harus gimana, tapi yang jelas gue bakal mengutuk si penabrak kucing yang gak bertanggung jawab itu. semoga dia gak jadi korban tabrak lari aja kayak apa yang udah dia lakuin ama tu kucing.
kemarin, sepulang gue dari kampus, gak sengaja gue lewat di jalan belakang kampus UGM, dan ternyata kebetulan juga disana gue melihat seekor kucing hitam putih tengah terkapar tak berdaya ditengah jalan dengan darah yang terus keluar dari telinga dan juga mulutnya. kasihat banget, gak ada yang mau ngambil buat ditaro dipinggir jalan ato gimana. manusia-manusia itu justru cuek tak perduli dengan kucing itu. yah, mungkin menurut mereka itu hanyalah binatang biasa yang gak perlu buat diistimewaain, tapi kan tetep aja dia itu mahkluk hidup.
kasihan tau, darahnya banyak banget ngalir dijalan. luka luarnya sih gak parah, tapi luka dalamnya parah banget. darahnya ampe gak berhenti mengalir. gue emang nakal, gue emang petakilan, tapi sumpah, ngeliat yang begituan bikin gue gak tahan. gue bawa pulang kucing itu dengan harapan kalo memang dia meninggal gue bisa langsung ngrus proses pemakamannya. segala macam cara gue lakuin buat dia hidup termasuk nutupi tubuhnya dengan daun talas. mitosnya sih bisa ngidupin hewan yang udah mau mati. tapi sumpah, bener adanya, sampe sekarang tu kucing masih hidup meskipun gak tau deh gue, kasihan banget. dia kayaknya stres banget. sampe sekarang dia belum bisa makan. mulurnya bengkak, yang dia bisa cuma terdiam seolah ingin berkata, "ambil saja nyawaku Tuhan".
gue doain moga kucing itu bisa sehat kembali kalo misalnya ada harapan untuk hidup. tapi kalo gak ada harapan lagi gue minta sama Allah buat mempercepat kematiannya biar dia gak kesiksa kayak gitu. kasihan banget gue ngeliatnya. gak tega. sumpah, dia kesiksa banget.
buat lo yang udah NABRAK dan gak tanggung JAWAB, moga lo inget, kalo hewan juga mahkluk hidup sama dengan lo.
Kamis, 08 Desember 2016
Jumat, 25 November 2016
Fase Dalam Melamar Pekerjaan Agar Diterima
Selain tips-tips diatas gue juga bakal ngebekalin kalian
dian tips-tips yang sangat berguna untuk karir kalian. Untuk menata masadepan
kalian yang mulai suram. Sory.
Sebagai laki-laki yang pernah merasakan bagaimana
pahitnya mencari kerja, melamar kerja, nyusun persyaratan kerja, gak bisa tidur
sampai di tolak secara terang-terangan gue akan berbagi tips untuk kalian yang
baru saja akan melamar kerja agar tidak terlalu merasakan pengalaman pahit
seperti gue. Ingat! Ini versi gue.
Pelajari
Kelebihan Diri
Sebelum kalian
melamar kerja, alangkah baiknya jika melihat dulu apa sih sebenarnya yang
menjadi andalan pada diri kalian. Jangan
sampai kalian salah masuk perusahaan yang sejatinya bukan sama-sekali basick
kalian. Coba cari tahu melalui teman-teman sekitar atau keluarga terdekat.
Tanyakan kepada mereka apa sih sebenarnya yang menonjol pada diri kalian. Jika
beberapa dari mereka mengatakan hal yang sama maka bisa dipastikan itulah
talenta kalian. Dan, carilah pekerjaan yang sesuai dengan talenta agar kalian
tidak susah ketika beradaptasi dalam pekerjaan baru.
Misalnya, kalian suka ngomong dalam artian
cerewet. Kemudian setelah melakukan beberapa penelitian dari teman-teman
terdekat kemudian mereka menyimpulkan hal yang sama yaitu menyimpulkan bahwa
kalian itu cerewet.
Solusi
Nah,
bagi kalian yang suka ngomong atau cerewet cobalah cari pekerjaan-pekerjaan
yang berbau ngomong atau bicara. Misalnya Emsi atau pembawa acara. Cobalah
untuk melamar ke media-media cetak atau televisi untuk menjadi host atau
wartawan. Jika tidak ada harapan maka beralilah ke taman kanak-kanak. Jika
masih juga belum ada harapan di taman kanak-kanak, carilah PAUD. Jika PAUD
tidak juga tempus, maka solusi terakhir
pergi ke panti jompo dan berpura-pura menjadi kakek-kakek atau
nenek-nenek.
Pahami Karakter
Perusahaan
Memahami
karakter perusahaan yang ingin kalian ajukan lamaran pekerjaan adalah salah
satu cara paling penting agar kalian dapat diterima disana. Jangan sampai
kalian melamar pekerjaan namun tidak tahu itu perusahaan apa dan barang apa
yang diproduksi. Jika dalam tahap awal kalian sudah tidak tahu, maka
bersiap-siaplah menutup pintu dari luar yang artinya ditolak langsung.
Pelajari
dulu karakter perusahaan tersebut. Bagaimana cara berpenampilan, bagaimana
sistem kerjanya, produk apa yang diproduksi, bagaimana sistem kerjanya dan
bagaimana kriteria yang dibutuhkan. Jangan sampai kalian salah mengajukan
persyaratan kerja yang tidak sesuai dengan standar perusahaan yang diminta.
Misalnya,
kalian melamar kerja di media cetak atau televisi. Misalnya menjadi host.
Kriterinaya harus pinter ngomong, tinggi, ganteng atau cantik, harus cerdas
mencari berita-berita yang akurat, harus disiplin. Nah, sedangkan kalian
minderan, gak bisa membuat berita, yah, siap-siap aja membawa kembali surat
lamaran pekerjaan kalian pulang.
Solusi
Pelajari
karakter perusahaan dan jika kalian sudah mengantongi sistem-sistem dan semua
tentang profil perusahaan tersebut maka kalian akan dengan mudah
direkomendasikan. Semua tes wawancara tinggal jawab dengan santai dan benar.
Dan, bersiaplah untuk bekerja ke-esokan harinya.
Penampilan Harus Sopan
Nah,
ini yang sering menjadi problem utama buat kaliat para pencari kerja yang baru.
Entah mungkin karena terlalu percaya diri atau karena
memang kepribadiannya. Namun masalah penampilan atau berpakaian sering menjadi
masalah. Meskipun sepele namun sangat diperhatikan.
Perusahaan gak perduli mau cerdas atau bodoh. Mau nilai
IPK tinggi atau rendah. Mau ganteng atau jelek. Mau tinggi atau pendek. Mau
laki ataupun perempuan. Yang
mereka lihat pertama adalah penampilan kalian. Pertama kali kalian masuk dalam
perusahaan pasti itu yang diperhatikan. Jika baru melamar kerja saja sudah gak
sopan penampilannya, compang-camping gak jelas, rambut panjang berantakan,
pihak perusahaan langsung berfikir negatif tentang kalian. Gak perduli lagi
dengan kualitas otak kalian.
Solusi
Gunakanlah
pakaian formal atau sopan saat melamar kerja. Sukur jika sudah diterima kerja
masih tetep rapih. Berati kalian menjaga komitmen. jika kalian tidak punya
pakaian sopan ya pinjam ke tetangga dulu, kalau tidak curi di jemuran tetangga,
cara pengembaliannya kalau sudah mendapat gajih dari kerja.
Murah Senyum Dan Tutur
Kata Sopan
Hal
selanjutnya yang harus diperhatikan adalah tutur kata dan senyuman. Murahlah
senyum saat melamar kerja, baik itu kepada bos atau bawahan paling bawah
sekalipun. Jika kalian pelit senyum, maka bisa dipastikan kalian akan langsung
di suruh pulang. Menurutnya, untuk senyum saja pelit, apalagi untuk bekerja.
Selanjutnya
tutur kata. Gunakan bahasa yang formal atau yang terlihat lebih berwibawa
ketika kalian sudah memasuki wilayah perusahaan. Terkadang kebiasaan buruk
sehari-hari terbawa saat melakukan tes wawancara.
Solusinya
Nah,
solusinya gampang sekali. Jika kalian terbiasa bertutur kata yang kurang
sehari-harinya, maka jangan banyak bicara saat melamar kerja agar kata-kata
yang kurang baik tidak keluar dari mulut kalian. Jika masih tidak nyaman, maka
pura-puralah jadi orang bisu agar kalian langsung disuruh keluar dengan cara
ngesot.
Lengkapi persyaratan
Nah,
inilah yang harus diperhatikan secara detail. Memang terkadang kalian
menganggap persyaratan itu hanya sebagai formalitas saja dalam melamar kerja,
namun ketahuilah jika melengkapi surat lamaran kerja itu sebagai wujud dari
pekerjaan kalian yang baik, disiplin dan patuh terhadap peraturan.
Terkadang
kalian malas untuk melengkapi atau karena memang yang disyaratkan tidak ada.
Bisa juga karena kalian terpentok waktu sehingga tidak dapat melengkapinya.
Solusi
Jika
ada persyaratan yang belum bisa kalian lengkapi segeralah untuk melengkapi
dahulu. Bisa juga kalian meminta kelonggaran kepada pihak perusahaan untuk
diberikan tenggang waktu melengkapi persyaratan. Kalau perusahaan tidak
mengabulkan permohonan kalian, silahkan tinggalkan ruangan kemudian nangis
sekencang-kencangnya diluar, karena itu kesalahan kalian sendiri.
Jujur
Nah,
pada bagian ini kalian dituntut untuk benar-benar jujur. Hati-hati dalaam
menjawab pertanyaan. Jangan sampai kebohonganmu yang akan merugikanmu sendiri.
Beberapa kali gue melakukan penelitian ternyata faktor kegagalan diterima
perusahaan hanya karena kita tidak jujur. Bagi kalian yang suka berbohong,
jangan sampai pada saat tes wawancara bohong. Ya kalau misalnya sama pacar
sering bohong, sama ibu sering bohong, maka sama calon atasan jangan berbohong.
Gimana?
Oh, jadi sulit untuk menghilangkan kebiasaan berbohong.
Solusi
Bagi
kalian yang sudah terbiasa berbohong dan sulit untuk menghentikannya, maka caranya gampang.
1.
Jangan
bicara aliasa diam
2.
Kerok
lidah kalian dengan batu akik
3.
Kentut
sebelum tes wawancara
4.
Mengangguk
setiap ditanya dan
5.
Menangis
saja jika tidak bisa menjawab
Nah, jika semua
itu sudah dilakukan dan masih saja gak
bisa jujur. Sepertinya kalian sudah mengalami penyakit sindrom ematika. Dimana
penyakit ini dapat disembuhkan jika Izroil datang menjemputmu.
Nah, itulah fase-fase yang harus dilalui
sebelum kalin diterima dalam sebuah perusahaan. Perlu diingat, itu hanya fase
dimana yang sudah pernah gue alami. So, jika menurut kalian ada yang salah ya
maaf. Gue hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan kehilafan. Tapi
gue rajin sholat. G ak nyambung ya? Arrggghhh.... Yang penting heppy!
Sabtu, 15 Oktober 2016
Naskah film pendek (HUMOR)
Naskah film pendek (HUMOR)
Judul : Dukun Ujian
Tritment
Scane 1
Int. Rumah
Ales (ruang tamu)
Ales duduk
termenung memikirkan ujian yang dua hari lagi bakalan berlangsung. Hanya
berkaos oblong dan kolor lebih menyerupai gembel. Dia menunduk lesu sambil menimang-nimang
bulpoin yang diharapkan berubah menjadi jin penolong ujiannya.
Dika : “Lo
kenapa? Kenapa muka lo murung gitu? Galau?” Dika mendekati Ales.
Dia tidak
menjawab. Dia hanya melirik sejenak wajah Dika lalu kembali menunduk lesu.
Dika : “Eit
dah ni bocah, ditanya malah cuma ngelirik doang. Kesambet?”
Ales : “Gue
lagi bingung.”
Dika :
“Bingung kenapa lagi? Cewek?
Ales hanya menggeleng
Dika :
“Lalu?”
Ales : “Dua
hari lagi gue ujian. Gue gak tau apa materinya. Ini ujian gue yang ke lima di
mata kuliah yang sama. Gue bisa di DO kalo gue gak lulus di ujian ini.”
Dika : “Oh....
jadi itu masalahnya. Tenang aja, gue bisa bantu.”
Ales : “Lo
serius?” dika mengangguk manteb. “Caranya gimana?” Ales antusias.
Scane 2
Int. Rumah Dukun
Ales : Lo ngapain
sih ngajakin gue kesini? Lo bilang lo mau bantuin gue.
Dika : Tenang,
ini gue baru mau mulai bantuin lo. Tenang aja.
Ales : Dik, gue
tau ini tempat apaan. Ini tempat dukun yang bisa gandain duit itu kan. Kita ngapain
kesini?
Dika : Nah, itu
dia jawabannya.
Ales melenggong
menatap Dika.
Dika : Les, kalo
dia bisa gandain duit dengan cepat, pasti dia juga bisa gandain kunci jawaban
dari dosen mata kuliah besok yang mau di ujiin.
Ales berfikir
sejenak lalu wajahnya mengembang dan senyumnya terbit. Bener juga.
Mbah dukun
keluar. Bersarung besar menggunakan jas dan juga topi panci. Wajahnya seram.
Ales merinding disana.
Dukun :
HAHAHAAA....... Kalian jangan takut. Aku sudah tahu tujuanmu kesini untuk apa.
Logatnya jawa
Ales dan Dika
saling menatap. Kedua bola mata mereka bertemu. Kemudian bersamaan kembali
menatap wajah dukun dihadapannya.
Dukun : Kamu yang
mau ujian SD?
Si dukun salah
tunjuk menunjuk Dika. Ales mengernyit.
Dika : Heheee...
bukan SD mbah, tapi kuliah. Bukan saya, tapi sahabat saya ini. Namanya Ales.
Dukun : Sudah
tau, ndak peru dikasih tau. Saya ini dukun, jadi saya tau semuanya. Kamu mau
tak kutuk jadi cicak?
Dika menggeleng
cepat. Matanya melotot ketakutan.
Si Dukun
komat-kamit gak jelas. Sesudah komat-kamit kemudian dia mengambil beras dan
mengunyahnya dan setelah itu menyemburkan ke wajah kedua laki-laki itu. Dukun
mengambil air didalam gelas lalu menyipratkan ke wajah Dika dan Ales.
Ales dan Dika
hanya nurut. Si dukun membaca mantra gak jelas samentara kedua tangannya
melambai-lambai kayak banci.
Scane 3
Si dukun
mengeluarkan bul point dan kertas yang bertuliskan “JAWABAN PENDIDIKAN
PANCASILA” dari bekang punggungnya. Memberikannya kepada Ales. Namun sebelum
itu dia balur dulu pake bedak.
Dukun : Bawa bul
point ini pada saat ujian. Kamu pasti akan dapat nilai bagus.
Ales : Beneran
mbah?
Dukun : Loh, kamu
ndak percaya sama saya? Kamu ngeremehin kekuatan saya? Saya ini dukun lo, saya
ini hebat lo, kamu mau tak kutuk jadi kecoa?
Ales : Egak
mbah-egak. Saya percaya. Terimakasih mbah.
Ales dan Dika
beranjak dari duduknya. Membelakangi si dukun.
Dukun : Heh-heh,
kalian mau kemana?
Kedua lelaki itu
menoleh
Ales : Mau pulang
mbah.
Dukun : Enak saja
pulang! Bayar dulu!
Ales : Oh iya,
lupa mbah. Sory.
Dika menggerutu
sambil menyikut bahu Ales. Si dukun melotot lalu tersenyum setelah menerima
amplop dari Ales. Mereka segera ngibrit pergi.
Scane 4
Ext. Didepan
kelas
Semua murid
berkumpul mengeluhkan ujian yang akan mereka hadapi. Mereka belum belajar.
Bingung mau ngisi apa.
Ales tersenyum
yakin. Dia membawa jawaban dan juga pulpen ajaib.
Scane 5
Int. Di dalam
kelas
Pengawas
membagikan soal ujian. Semua mahasiswa terlihat pusing megerjakan. Ales sendiri
yang bisa tersenyum-senyum.
Ales : Lo gak
bisa ya? Makannya belajar. Maen terus sih kerjaannya. Kayak gue dong, rajin.
Ales menggoda
teman disebelahnya. Pengawas melototin dia.
Scane 6
Ext. Koridor
kampus
Teman : Eh, Les,
kamu tadi kok lancar banget sih ngerjainnya? Tumben.
Ales : Maksut loh
gue bego! Jelas gue lancar, gue rajin. Gue selalu belajar.
Teman mengingat
Ales yang gak pernah belajar. Malah sering tidur setiap harinya.
Teman : Hebat
kamu, padahal tadi soalnya susah banget lo. Jarang yang lancar saat ujian
kalkulus. Tapi kamu bisa dengan lancar.
Ales : Emang tadi
kalkulus?
Ales kaget.
Matanya terperanjak.
Teman : Lah, la
iya to, la kamu pikir apa? Bahasa jawa?
Ales membuka
lembar jawaban yang dikasih si dukun.
Ales : Mampus
gue.
Ales menepuk
keningnya. Dia ingat sekali jawaban yang dia bawa itu bukan jawaban soal-soal
kalkulus, tapi jawaban soal-soal pendidikan pancasila.
Ales menangis.
Gelesotan di lantai koridor. Membuang bul pont yang dikasih dukun dan
merobek-robek jawaban yang juga dikasih dukun.
Jumat, 14 Oktober 2016
BOYOLALI PART 2
BOYOLALI PART 2
9 Oktober
2016
Oke gays, sebelum gue memulai cerita di bagian ini gue mau ngucapan
selamat ulang tahun dulu buat PACAR gue yang paling cantik yang ulang
tahun tepat di tanggal dan bulan ini. Oh, sory, MANTAN PACAR gue yang saat itu
buta sehingga mau jadian am ague. Gue ucapin selamat ulang tahun semoga sehat
selalu dan panjang umur. And satu lagi, semua cept buta lagi jadi mau balikan
sama gue lagi. AMIN!
Hoyoooo.....
Gays, ini hari ke-2 gue di Boyolali. Huuuu... gue belum mandi sejak kemarin.
Bukannya gue jorok. Tapi bener, lo juga pasti ngelakuin hal yang sama dengan
gue kalo disini. Disini dingin banget! Lebih dingin dari Dieng, Garut, Liwa dan
pegunungan lainnya. Gila, gak main-main, Desa yang gue tempati adalah Desa
tertinggi di Boyolali. Gue gak mau cari mati dengan maksain mandi. Gue bisa
jadi es. Beku.
Semalam gue
keliling Boyolali. Mencoba untuk lebih dekat dengan cara bergaul pemuda
Boyolali di malam hari. Dan hasilnya, wowww..... Wong Boyolali Gokil-Gokil. Gue
gak nyangka ternyata bujang-bujang Boyolali ramah-ramah dan baik-baik. Yah,
meskipun cara mengendarai motornya bikin jantung copot, tapi yasudahlah,
pokoknya GOKIL!
Semalaman gue
mecoba untuk lebih dekat. Gue udah belajar budaya lokal, bahasa lokal, dunia
malamnya dan masih banyak lagi hal yang sangat menarik untuk diliput. Gila,
Boyolali pecah banget. Gue gak nyangka jika ternyata Boyolali bukan hanya punya
keindahan alam, tapi juga punya kesenian yang sangat, huuuhhh..... Keren abis!
Namanya
kesenian REOG. Reog di Boyolali berbeda gays dengan Reog yang ada di Ponorogo.
Udah gue bilang, Indonesia ini kaya banget. So, WE LOVE INDONESIA. Reog di
Boyolali penarinya banyak banget. Dan menariknya, si penarinya ini semuanya
cewek, dan canrik-cantik. Hum, bikin mata melek. Dingin gak berasa kalo lagi
liat cewek-cewek manis itu menari. Gue gak nyangka jika ternyata ABG-ABG
Boyolali masih sangat mencintai kesenian Tradisionalnya. Keren bukan? Padahal
abg-abg jaman sekarang udah gak mau disuruh nari-nari gitu. Boyolali emang
punya segalanya.
Tuh, indah
kan Boyolali. Itu baru sebagiannya saja. Maish banyak lagi lokasi-lokasi yang
extrim tapi menarik yang wajib untuk dicoba di Boyolali. Tunggu aja, gue pasti
bakalan expose semua tentang Boyolali. Karena gue, INDONESIA.
Senin, 10 Oktober 2016
BOYOLALI PART 1
BOYOLALI PART 1
8 Oktober
2016
Huh, sumpah, gue gak ngerti gimana caranya untuk ngomong tentang
keindahan Indonesia ini. Menurut gue, keindahan Indonesia tercita ini gak bisa
jika hanya diungkapkan dengan kata-kata saja. Kita harus juga ngerasainnya agar
kita tahu ternyata Indonesia itu adalah Surganya Dunia. Indah banget! Boyalali, adalah daerah yang berada di pegunungan ke 5 yang
udah gue datengi. Gue emang hobi banget ama traveling apalagi yang berbau
pertanian. Daerah penghasil Tembakau dan Susu sapi ini menarik gue
untuk datang kesana. Gue suka banget. Dan Boyolali adalah lokasi ke-5 gue. And, gue gak nyesel udah dateng ke Boyolali. Meskipun harus kedinginan setiap hari.
Boyolali oh Boyolali. Meskipun nama daerahnya cukup aneh karena tidak
sesuai dengan icon kotanya, tapi sudahlah, kita lupakan semua itu. Yang harus
kalian perhatiin yaitu keindahan alamnya dan juga kelestarian budayanya. Ups,
masih adalagi. Masyarakat Boyolali itu ramah-ramah banget. Yah, semua
masyarakat Indonesia itu emang ramah-ramah. Indonesia itu kan damai.
Okeh Gays, asli, buat kalian yang suka banget ama yang namanya
slepi-slepi atao narcis-narcis didepan kamera lo harus cobain nih
Boyolali. Viuw nya buagus banget dan gue yakin lo gak bakalan nyesel. Hobi narcis
lo semua pasti akan terasah sempurna disini. And satu lagi, untuk yang gak
jomblo, Boyolali juga punya loh tempat-tempat yang romantis. Eh, eh, satu lagi, buat yang pengin belajar tentang susu sapi,
Boyolali gudangnya.
Ihh.. pengin ya? Hayooo….. Pengin nyobain gimana rasanya ditampar kebut
pegunungan? Lembut lhoo… Dingin lhooo…… Enak lhooo…… Ciee….. pada pengin yaaa…….???
Gue gak bisa banyak cerita gays, karena menurut gue gak bakalan habis
satu episode kalo misalnya gue ceritain semuanya tentang Boyolali. Tapi, Boyolali
lengkap. Sumpah. Semua ada. Budaya, keakraban, sosialitas sampai kreativitas
Boyolali punya. Wonderful Indonesia.
EKONOMI MANAJERIAL
EKONOMI MANAJERIAL
Hoooaaammm……. Ngantuk! Sumpah dah, ngantuk banget. Gue gak ngerti kenapa
hari ini gue ampek sial banget salah masuk kelas. Kuliah memang bisa bikin stress
apalagi buat jomblo kampret kayak gue ini. Harusnya masuk kelas Ekonomi
Manajemen malah salah masuk di kelas Ekonomi Manajerial yang isinya angka-angka
melulu. Sumpah, kalo gue boleh milih gue bakalan milih kelas TATABOGA daripada
harus berkutat dengan angka-angka yang semakin bikin kepala gue kriting. Rambut
kali kriting.
Ekonomi Manajerial? What? Itung-itungan? Hoam. Sekarang gue Tanya, siapa
yang doyan ama itung-itungan? Hah, lo? Gue gak yakin. Huh, cape deh. Sumpah,
tingkat kecerdasan gue dalam hal itung-itungan itu minim banget. Gue lebih bego
daripada ikan Koki yang setiap tiga setik sekali lupa apa yang dia lakukan
sebelumnya. Gue parah banget. Ini kata orang banyak, bukan kata gue aja.
Okeh, gue sadar, gue emang bego banget. Tapi kan gak harus kayak gini. Gak
harus nyiksa gue dengan itung-itungan yang gak seberapa ini. Gue pengin banget
pindah kelas, tapi saying, gak boleh. Gue di kelas udah mirip banget sama
kambing bego yang doyan banget makan pakaian daripada rumput. Cuma plonga-plongo
lalu ketawa kalau yang lain ketawa. Gue bakalan damai kalau di dalam kelas itu
lebih banyak ngobrolnya daripada itung-itungannya. Huh, ikut pengajian aja lu.
Lo tau ayam kalkun? Ayam yang Cuma bisa ngangguk gak jelas apa yang
dianggukin. Nah, itu-tu, gue udah mirip banget ama ayam kalkun. Tapi ayam
kalkun yang lagi cacingan. Yang gue bisa Cuma ngangguk-ngangguk aja setiap
dosen jelasin materi didepan kelas. Sumpah, gue alergi banget ama yang namanya
angka-angka dan itung mengitung kecuali ngitung duit. Dasar mata duitan lo.
Sabtu, 01 Oktober 2016
Huh, malam minggu
Malam minggu,
Huh, gue paling benci ama yang namanya malam minggu. Seribu dari 24 juta spesies manusia di Indonesia paling nazis dengan malam minggu. Kebanyakan spesies JOMBLO.
Eittss.... Bukan hanya spesies jomblo aja yang nazis ama malam minggu. Bahkan yang udah punya pacar pun nazis dengan ni malam. Contoh, malam minggu di tanggal tua.
Sekarang gue tanya, cowok mana yang ditanggal tua punya duit? apalagi anak kos-kosan kaya gue ini. banyak miskinnya. Jomblo aja miskin apalagi punya pacar.
Kadang gue bingung, lebih enak jomblo apa lebih enak punya pacar. Kadang sendiri itu pedih, dan kadang berdua itu terasa sempit. Malam minggu ini gue ngerasa banget kesepian. Uhhh.... Kaciannnn...
Pasalnya di malam minggu ini gue sendirian dirumah sedangkan sahabat-sahabat gue pergi malam mingguan dengan pasangannya masing-masing. Cieeee... Ngenest!
Gue gak tau deh kenpa malam minggu jadi horor banget bagi gue. Padahal gue hanya pengin kaya ABG-ABG lainnya yang jalan ama pasangan di malam minggu. Tapi anehnya sulit untuk dapet pacar yang mau nerima gue.
Gue gak butuh cewek yang neko-neko. Gue hanya butuh cewek yang mau dengan gue. Itu aja, gak lebih. Sumpah, itu aja. Kalo ada yang mau ama gue, silahkan hubungi gue dan pastikan kalian cewek, karena sory gue gak bisa menerima cowok. Udah terlalu banyak cowok yang ngantri, hahahaaa....#Parah
Langganan:
Postingan (Atom)