Kamis, 08 Desember 2016

KORBAN TABRAK LARI

males banget mau ngepost. mau nulis juga males banget. padahal banyak banget ide dikepala gue, tapi rasanya susah banget buat dituangin dalam bentuk tulisan. bawaannya males mulu. yah, ginilah kalo penulis amatiran, masih suka bermasalah dengan dirinya sendiri. suka bosen dan suka ngelus. padahal tempat ngeluh itu ke Allah, bukan ke blog kayak gini, tapi gpp deh, semoga Allah baca keluhan gue dan beliau membantu gue untuk meningkatkan mud gue buat nulis lagi.
kalo misalnya Allah belum baca, berati gue yang harus sadar diri dan merubah sifat buruk gue. tentunya kalo pengin sukses. kalo gak pengin sih silahkan aja berkutat dengan dunia kemalasan itu. monoton.
gays, sebelum gue menutup artikel ini gue mau cerita dulu tentang kejadian yang gue alami kemarin malam. sumpah, gue tau harus gimana, tapi yang jelas gue bakal mengutuk si penabrak kucing yang gak bertanggung jawab itu. semoga dia gak jadi korban tabrak lari aja kayak apa yang udah dia lakuin ama tu kucing.
kemarin, sepulang gue dari kampus, gak sengaja gue lewat di jalan belakang kampus UGM, dan ternyata kebetulan juga disana gue melihat seekor kucing hitam putih tengah terkapar tak berdaya ditengah jalan dengan darah yang terus keluar dari telinga dan juga mulutnya. kasihat banget, gak ada yang mau ngambil buat ditaro dipinggir jalan ato gimana. manusia-manusia itu justru cuek tak perduli dengan kucing itu. yah, mungkin menurut mereka itu hanyalah binatang biasa yang gak perlu buat diistimewaain, tapi kan tetep aja dia itu mahkluk hidup.
kasihan tau, darahnya banyak banget ngalir dijalan. luka luarnya sih gak parah, tapi luka dalamnya parah banget. darahnya ampe gak berhenti mengalir. gue emang nakal, gue emang petakilan, tapi sumpah, ngeliat yang begituan bikin gue gak tahan. gue bawa pulang kucing itu dengan harapan kalo memang dia meninggal gue bisa langsung ngrus proses pemakamannya. segala macam cara gue lakuin buat dia hidup termasuk nutupi tubuhnya dengan daun talas. mitosnya sih bisa ngidupin hewan yang udah mau mati. tapi sumpah, bener adanya, sampe sekarang tu kucing masih hidup meskipun gak tau deh gue, kasihan banget. dia kayaknya stres banget. sampe sekarang dia belum bisa makan. mulurnya bengkak, yang dia bisa cuma terdiam seolah ingin berkata, "ambil saja nyawaku Tuhan".
gue doain moga kucing itu bisa sehat kembali kalo misalnya ada harapan untuk hidup. tapi kalo gak ada harapan lagi gue minta sama Allah buat mempercepat kematiannya biar dia gak kesiksa kayak gitu. kasihan banget gue ngeliatnya. gak tega. sumpah, dia kesiksa banget.
buat lo yang udah NABRAK dan gak tanggung JAWAB, moga lo inget, kalo hewan juga mahkluk hidup sama dengan lo.

Jumat, 25 November 2016

Fase Dalam Melamar Pekerjaan Agar Diterima



Selain tips-tips diatas gue juga bakal ngebekalin kalian dian tips-tips yang sangat berguna untuk karir kalian. Untuk menata masadepan kalian yang mulai suram. Sory.
Sebagai laki-laki yang pernah merasakan bagaimana pahitnya mencari kerja, melamar kerja, nyusun persyaratan kerja, gak bisa tidur sampai di tolak secara terang-terangan gue akan berbagi tips untuk kalian yang baru saja akan melamar kerja agar tidak terlalu merasakan pengalaman pahit seperti gue. Ingat! Ini versi gue.
Pelajari Kelebihan Diri
Sebelum kalian melamar kerja, alangkah baiknya jika melihat dulu apa sih sebenarnya yang menjadi andalan pada diri kalian. Jangan sampai kalian salah masuk perusahaan yang sejatinya bukan sama-sekali basick kalian. Coba cari tahu melalui teman-teman sekitar atau keluarga terdekat. Tanyakan kepada mereka apa sih sebenarnya yang menonjol pada diri kalian. Jika beberapa dari mereka mengatakan hal yang sama maka bisa dipastikan itulah talenta kalian. Dan, carilah pekerjaan yang sesuai dengan talenta agar kalian tidak susah ketika beradaptasi dalam pekerjaan baru.
Misalnya, kalian suka ngomong dalam artian cerewet. Kemudian setelah melakukan beberapa penelitian dari teman-teman terdekat kemudian mereka menyimpulkan hal yang sama yaitu menyimpulkan bahwa kalian itu cerewet.
Solusi
Nah, bagi kalian yang suka ngomong atau cerewet cobalah cari pekerjaan-pekerjaan yang berbau ngomong atau bicara. Misalnya Emsi atau pembawa acara. Cobalah untuk melamar ke media-media cetak atau televisi untuk menjadi host atau wartawan. Jika tidak ada harapan maka beralilah ke taman kanak-kanak. Jika masih juga belum ada harapan di taman kanak-kanak, carilah PAUD. Jika PAUD tidak juga tempus, maka solusi terakhir  pergi ke panti jompo dan berpura-pura menjadi kakek-kakek atau nenek-nenek.
Pahami Karakter Perusahaan
Memahami karakter perusahaan yang ingin kalian ajukan lamaran pekerjaan adalah salah satu cara paling penting agar kalian dapat diterima disana. Jangan sampai kalian melamar pekerjaan namun tidak tahu itu perusahaan apa dan barang apa yang diproduksi. Jika dalam tahap awal kalian sudah tidak tahu, maka bersiap-siaplah menutup pintu dari luar yang artinya ditolak langsung.
Pelajari dulu karakter perusahaan tersebut. Bagaimana cara berpenampilan, bagaimana sistem kerjanya, produk apa yang diproduksi, bagaimana sistem kerjanya dan bagaimana kriteria yang dibutuhkan. Jangan sampai kalian salah mengajukan persyaratan kerja yang tidak sesuai dengan standar perusahaan yang diminta.
Misalnya, kalian melamar kerja di media cetak atau televisi. Misalnya menjadi host. Kriterinaya harus pinter ngomong, tinggi, ganteng atau cantik, harus cerdas mencari berita-berita yang akurat, harus disiplin. Nah, sedangkan kalian minderan, gak bisa membuat berita, yah, siap-siap aja membawa kembali surat lamaran pekerjaan kalian pulang.
Solusi
Pelajari karakter perusahaan dan jika kalian sudah mengantongi sistem-sistem dan semua tentang profil perusahaan tersebut maka kalian akan dengan mudah direkomendasikan. Semua tes wawancara tinggal jawab dengan santai dan benar. Dan, bersiaplah untuk bekerja ke-esokan harinya.
Penampilan Harus Sopan
Nah, ini yang sering menjadi problem utama buat kaliat para pencari kerja yang baru. Entah mungkin karena terlalu percaya diri atau karena memang kepribadiannya. Namun masalah penampilan atau berpakaian sering menjadi masalah. Meskipun sepele namun sangat diperhatikan.
Perusahaan gak perduli mau cerdas atau bodoh. Mau nilai IPK tinggi atau rendah. Mau ganteng atau jelek. Mau tinggi atau pendek. Mau laki ataupun  perempuan. Yang mereka lihat pertama adalah penampilan kalian. Pertama kali kalian masuk dalam perusahaan pasti itu yang diperhatikan. Jika baru melamar kerja saja sudah gak sopan penampilannya, compang-camping gak jelas, rambut panjang berantakan, pihak perusahaan langsung berfikir negatif tentang kalian. Gak perduli lagi dengan kualitas otak kalian.
Solusi
Gunakanlah pakaian formal atau sopan saat melamar kerja. Sukur jika sudah diterima kerja masih tetep rapih. Berati kalian menjaga komitmen. jika kalian tidak punya pakaian sopan ya pinjam ke tetangga dulu, kalau tidak curi di jemuran tetangga, cara pengembaliannya kalau sudah mendapat gajih dari kerja.
Murah Senyum Dan Tutur Kata Sopan
Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah tutur kata dan senyuman. Murahlah senyum saat melamar kerja, baik itu kepada bos atau bawahan paling bawah sekalipun. Jika kalian pelit senyum, maka bisa dipastikan kalian akan langsung di suruh pulang. Menurutnya, untuk senyum saja pelit, apalagi  untuk bekerja.
Selanjutnya tutur kata. Gunakan bahasa yang formal atau yang terlihat lebih berwibawa ketika kalian sudah memasuki wilayah perusahaan. Terkadang kebiasaan buruk sehari-hari terbawa saat melakukan tes wawancara.
Solusinya
Nah, solusinya gampang sekali. Jika kalian terbiasa bertutur kata yang kurang sehari-harinya, maka jangan banyak bicara saat melamar kerja agar kata-kata yang kurang baik tidak keluar dari mulut kalian. Jika masih tidak nyaman, maka pura-puralah jadi orang bisu agar kalian langsung disuruh keluar dengan cara ngesot.
Lengkapi persyaratan
Nah, inilah yang harus diperhatikan secara detail. Memang terkadang kalian menganggap persyaratan itu hanya sebagai formalitas saja dalam melamar kerja, namun ketahuilah jika melengkapi surat lamaran kerja itu sebagai wujud dari pekerjaan kalian yang baik, disiplin dan patuh terhadap peraturan.
Terkadang kalian malas untuk melengkapi atau karena memang yang disyaratkan tidak ada. Bisa juga karena kalian terpentok waktu sehingga tidak dapat melengkapinya.
Solusi
Jika ada persyaratan yang belum bisa kalian lengkapi segeralah untuk melengkapi dahulu. Bisa juga kalian meminta kelonggaran kepada pihak perusahaan untuk diberikan tenggang waktu melengkapi persyaratan. Kalau perusahaan tidak mengabulkan permohonan kalian, silahkan tinggalkan ruangan kemudian nangis sekencang-kencangnya diluar, karena itu kesalahan kalian sendiri.
Jujur
Nah, pada bagian ini kalian dituntut untuk benar-benar jujur. Hati-hati dalaam menjawab pertanyaan. Jangan sampai kebohonganmu yang akan merugikanmu sendiri. Beberapa kali gue melakukan penelitian ternyata faktor kegagalan diterima perusahaan hanya karena kita tidak jujur. Bagi kalian yang suka berbohong, jangan sampai pada saat tes wawancara bohong. Ya kalau misalnya sama pacar sering bohong, sama ibu sering bohong, maka sama calon atasan jangan berbohong.
Gimana? Oh, jadi sulit untuk menghilangkan kebiasaan berbohong.
Solusi
Bagi kalian yang sudah terbiasa berbohong dan sulit untuk  menghentikannya, maka caranya gampang.
1.              Jangan bicara aliasa diam
2.              Kerok lidah kalian dengan batu akik
3.              Kentut sebelum tes wawancara
4.              Mengangguk setiap ditanya dan
5.              Menangis saja jika tidak bisa menjawab
Nah, jika semua itu  sudah dilakukan dan masih saja gak bisa jujur. Sepertinya kalian sudah mengalami penyakit sindrom ematika. Dimana penyakit ini dapat disembuhkan jika Izroil datang menjemputmu.
Nah, itulah fase-fase yang harus dilalui sebelum kalin diterima dalam sebuah perusahaan. Perlu diingat, itu hanya fase dimana yang sudah pernah gue alami. So, jika menurut kalian ada yang salah ya maaf. Gue hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan kehilafan. Tapi gue rajin sholat. G ak nyambung ya? Arrggghhh.... Yang penting heppy!

Sabtu, 15 Oktober 2016

Naskah film pendek (HUMOR)


Naskah film pendek (HUMOR)

Judul : Dukun Ujian
Tritment
Scane 1
Int. Rumah Ales (ruang tamu)
Ales duduk termenung memikirkan ujian yang dua hari lagi bakalan berlangsung. Hanya berkaos oblong dan kolor lebih menyerupai gembel. Dia menunduk lesu sambil menimang-nimang bulpoin yang diharapkan berubah menjadi jin penolong ujiannya.
Dika : “Lo kenapa? Kenapa muka lo murung gitu? Galau?” Dika mendekati Ales.
Dia tidak menjawab. Dia hanya melirik sejenak wajah Dika lalu kembali menunduk lesu.
Dika : “Eit dah ni bocah, ditanya malah cuma ngelirik doang. Kesambet?”
Ales : “Gue lagi bingung.”
Dika : “Bingung kenapa lagi? Cewek?
Ales hanya menggeleng
Dika : “Lalu?”
Ales : “Dua hari lagi gue ujian. Gue gak tau apa materinya. Ini ujian gue yang ke lima di mata kuliah yang sama. Gue bisa di DO kalo gue gak lulus di ujian ini.”
Dika : “Oh.... jadi itu masalahnya. Tenang aja, gue bisa bantu.”
Ales : “Lo serius?” dika mengangguk manteb. “Caranya gimana?” Ales antusias.

Scane 2
Int. Rumah Dukun
Ales : Lo ngapain sih ngajakin gue kesini? Lo bilang lo mau bantuin gue.
Dika : Tenang, ini gue baru mau mulai bantuin lo. Tenang aja.
Ales : Dik, gue tau ini tempat apaan. Ini tempat dukun yang bisa gandain duit itu kan. Kita ngapain kesini?
Dika : Nah, itu dia jawabannya.
Ales melenggong menatap Dika.
Dika : Les, kalo dia bisa gandain duit dengan cepat, pasti dia juga bisa gandain kunci jawaban dari dosen mata kuliah besok yang mau di ujiin.
Ales berfikir sejenak lalu wajahnya mengembang dan senyumnya terbit. Bener juga.
Mbah dukun keluar. Bersarung besar menggunakan jas dan juga topi panci. Wajahnya seram. Ales merinding disana.
Dukun : HAHAHAAA....... Kalian jangan takut. Aku sudah tahu tujuanmu kesini untuk apa.
Logatnya jawa
Ales dan Dika saling menatap. Kedua bola mata mereka bertemu. Kemudian bersamaan kembali menatap wajah dukun dihadapannya.
Dukun : Kamu yang mau ujian SD?
Si dukun salah tunjuk menunjuk Dika. Ales mengernyit.
Dika : Heheee... bukan SD mbah, tapi kuliah. Bukan saya, tapi sahabat saya ini. Namanya Ales.
Dukun : Sudah tau, ndak peru dikasih tau. Saya ini dukun, jadi saya tau semuanya. Kamu mau tak kutuk jadi cicak?
Dika menggeleng cepat. Matanya melotot ketakutan.
Si Dukun komat-kamit gak jelas. Sesudah komat-kamit kemudian dia mengambil beras dan mengunyahnya dan setelah itu menyemburkan ke wajah kedua laki-laki itu. Dukun mengambil air didalam gelas lalu menyipratkan ke wajah Dika dan Ales.
Ales dan Dika hanya nurut. Si dukun membaca mantra gak jelas samentara kedua tangannya melambai-lambai kayak banci.

Scane 3
Si dukun mengeluarkan bul point dan kertas yang bertuliskan “JAWABAN PENDIDIKAN PANCASILA” dari bekang punggungnya. Memberikannya kepada Ales. Namun sebelum itu dia balur dulu pake bedak.
Dukun : Bawa bul point ini pada saat ujian. Kamu pasti akan dapat nilai bagus.
Ales : Beneran mbah?
Dukun : Loh, kamu ndak percaya sama saya? Kamu ngeremehin kekuatan saya? Saya ini dukun lo, saya ini hebat lo, kamu mau tak kutuk jadi kecoa?
Ales : Egak mbah-egak. Saya percaya. Terimakasih mbah.
Ales dan Dika beranjak dari duduknya. Membelakangi si dukun.
Dukun : Heh-heh, kalian mau kemana?
Kedua lelaki itu menoleh
Ales : Mau pulang mbah.
Dukun : Enak saja pulang! Bayar dulu!
Ales : Oh iya, lupa mbah. Sory.
Dika menggerutu sambil menyikut bahu Ales. Si dukun melotot lalu tersenyum setelah menerima amplop dari Ales. Mereka segera ngibrit pergi.
 Scane 4
Ext. Didepan kelas
Semua murid berkumpul mengeluhkan ujian yang akan mereka hadapi. Mereka belum belajar. Bingung mau ngisi apa.
Ales tersenyum yakin. Dia membawa jawaban dan juga pulpen ajaib.

Scane 5
Int. Di dalam kelas
Pengawas membagikan soal ujian. Semua mahasiswa terlihat pusing megerjakan. Ales sendiri yang bisa tersenyum-senyum.
Ales : Lo gak bisa ya? Makannya belajar. Maen terus sih kerjaannya. Kayak gue dong, rajin.
Ales menggoda teman disebelahnya. Pengawas melototin dia.

Scane 6
Ext. Koridor kampus
Teman : Eh, Les, kamu tadi kok lancar banget sih ngerjainnya? Tumben.
Ales : Maksut loh gue bego! Jelas gue lancar, gue rajin. Gue selalu belajar.
Teman mengingat Ales yang gak pernah belajar. Malah sering tidur setiap harinya.
Teman : Hebat kamu, padahal tadi soalnya susah banget lo. Jarang yang lancar saat ujian kalkulus. Tapi kamu bisa dengan lancar.
Ales : Emang tadi kalkulus?
Ales kaget. Matanya terperanjak.
Teman : Lah, la iya to, la kamu pikir apa? Bahasa jawa?
Ales membuka lembar jawaban yang dikasih si dukun.
Ales : Mampus gue.
Ales menepuk keningnya. Dia ingat sekali jawaban yang dia bawa itu bukan jawaban soal-soal kalkulus, tapi jawaban soal-soal pendidikan pancasila.
Ales menangis. Gelesotan di lantai koridor. Membuang bul pont yang dikasih dukun dan merobek-robek jawaban yang juga dikasih dukun.

Jumat, 14 Oktober 2016

BOYOLALI PART 2

BOYOLALI PART 2
9 Oktober 2016
Oke gays, sebelum gue memulai cerita di bagian ini gue mau ngucapan selamat ulang tahun dulu buat PACAR gue yang paling cantik yang ulang tahun tepat di tanggal dan bulan ini. Oh, sory, MANTAN PACAR gue yang saat itu buta sehingga mau jadian am ague. Gue ucapin selamat ulang tahun semoga sehat selalu dan panjang umur. And satu lagi, semua cept buta lagi jadi mau balikan sama gue lagi. AMIN!
Hoyoooo..... Gays, ini hari ke-2 gue di Boyolali. Huuuu... gue belum mandi sejak kemarin. Bukannya gue jorok. Tapi bener, lo juga pasti ngelakuin hal yang sama dengan gue kalo disini. Disini dingin banget! Lebih dingin dari Dieng, Garut, Liwa dan pegunungan lainnya. Gila, gak main-main, Desa yang gue tempati adalah Desa tertinggi di Boyolali. Gue gak mau cari mati dengan maksain mandi. Gue bisa jadi es. Beku.
Semalam gue keliling Boyolali. Mencoba untuk lebih dekat dengan cara bergaul pemuda Boyolali di malam hari. Dan hasilnya, wowww..... Wong Boyolali Gokil-Gokil. Gue gak nyangka ternyata bujang-bujang Boyolali ramah-ramah dan baik-baik. Yah, meskipun cara mengendarai motornya bikin jantung copot, tapi yasudahlah, pokoknya GOKIL!
Semalaman gue mecoba untuk lebih dekat. Gue udah belajar budaya lokal, bahasa lokal, dunia malamnya dan masih banyak lagi hal yang sangat menarik untuk diliput. Gila, Boyolali pecah banget. Gue gak nyangka jika ternyata Boyolali bukan hanya punya keindahan alam, tapi juga punya kesenian yang sangat, huuuhhh..... Keren abis!
Namanya kesenian REOG. Reog di Boyolali berbeda gays dengan Reog yang ada di Ponorogo. Udah gue bilang, Indonesia ini kaya banget. So, WE LOVE INDONESIA. Reog di Boyolali penarinya banyak banget. Dan menariknya, si penarinya ini semuanya cewek, dan canrik-cantik. Hum, bikin mata melek. Dingin gak berasa kalo lagi liat cewek-cewek manis itu menari. Gue gak nyangka jika ternyata ABG-ABG Boyolali masih sangat mencintai kesenian Tradisionalnya. Keren bukan? Padahal abg-abg jaman sekarang udah gak mau disuruh nari-nari gitu. Boyolali emang punya segalanya.
Tuh, indah kan Boyolali. Itu baru sebagiannya saja. Maish banyak lagi lokasi-lokasi yang extrim tapi menarik yang wajib untuk dicoba di Boyolali. Tunggu aja, gue pasti bakalan expose semua tentang Boyolali. Karena gue, INDONESIA.

Senin, 10 Oktober 2016

BOYOLALI PART 1


BOYOLALI PART 1
8 Oktober 2016
Huh, sumpah, gue gak ngerti gimana caranya untuk ngomong tentang keindahan Indonesia ini. Menurut gue, keindahan Indonesia tercita ini gak bisa jika hanya diungkapkan dengan kata-kata saja. Kita harus juga ngerasainnya agar kita tahu ternyata Indonesia itu adalah Surganya Dunia. Indah banget! Boyalali, adalah daerah yang berada di pegunungan ke 5 yang udah gue datengi. Gue emang hobi banget ama traveling apalagi yang berbau pertanian. Daerah penghasil Tembakau dan Susu sapi ini menarik gue untuk datang kesana. Gue suka banget. Dan Boyolali adalah lokasi ke-5 gue. And, gue gak nyesel udah dateng ke Boyolali. Meskipun harus kedinginan setiap hari.
Boyolali oh Boyolali. Meskipun nama daerahnya cukup aneh karena tidak sesuai dengan icon kotanya, tapi sudahlah, kita lupakan semua itu. Yang harus kalian perhatiin yaitu keindahan alamnya dan juga kelestarian budayanya. Ups, masih adalagi. Masyarakat Boyolali itu ramah-ramah banget. Yah, semua masyarakat Indonesia itu emang ramah-ramah. Indonesia itu kan damai.
Okeh Gays, asli, buat kalian yang suka banget ama yang namanya slepi-slepi atao narcis-narcis didepan kamera lo harus cobain nih Boyolali. Viuw nya buagus banget dan gue yakin lo gak bakalan nyesel. Hobi narcis lo semua pasti akan terasah sempurna disini. And satu lagi, untuk yang gak jomblo, Boyolali juga punya loh tempat-tempat yang romantis. Eh, eh, satu lagi, buat yang pengin belajar tentang susu sapi, Boyolali gudangnya.
Ihh.. pengin ya? Hayooo….. Pengin nyobain gimana rasanya ditampar kebut pegunungan? Lembut lhoo… Dingin lhooo…… Enak lhooo…… Ciee….. pada pengin yaaa…….???
Gue gak bisa banyak cerita gays, karena menurut gue gak bakalan habis satu episode kalo misalnya gue ceritain semuanya tentang Boyolali. Tapi, Boyolali lengkap. Sumpah. Semua ada. Budaya, keakraban, sosialitas sampai kreativitas Boyolali punya. Wonderful Indonesia.

EKONOMI MANAJERIAL

EKONOMI MANAJERIAL
Hoooaaammm……. Ngantuk! Sumpah dah, ngantuk banget. Gue gak ngerti kenapa hari ini gue ampek sial banget salah masuk kelas. Kuliah memang bisa bikin stress apalagi buat jomblo kampret kayak gue ini. Harusnya masuk kelas Ekonomi Manajemen malah salah masuk di kelas Ekonomi Manajerial yang isinya angka-angka melulu. Sumpah, kalo gue boleh milih gue bakalan milih kelas TATABOGA daripada harus berkutat dengan angka-angka yang semakin bikin kepala gue kriting. Rambut kali kriting.
Ekonomi Manajerial? What? Itung-itungan? Hoam. Sekarang gue Tanya, siapa yang doyan ama itung-itungan? Hah, lo? Gue gak yakin. Huh, cape deh. Sumpah, tingkat kecerdasan gue dalam hal itung-itungan itu minim banget. Gue lebih bego daripada ikan Koki yang setiap tiga setik sekali lupa apa yang dia lakukan sebelumnya. Gue parah banget. Ini kata orang banyak, bukan kata gue aja.
Okeh, gue sadar, gue emang bego banget. Tapi kan gak harus kayak gini. Gak harus nyiksa gue dengan itung-itungan yang gak seberapa ini. Gue pengin banget pindah kelas, tapi saying, gak boleh. Gue di kelas udah mirip banget sama kambing bego yang doyan banget makan pakaian daripada rumput. Cuma plonga-plongo lalu ketawa kalau yang lain ketawa. Gue bakalan damai kalau di dalam kelas itu lebih banyak ngobrolnya daripada itung-itungannya. Huh, ikut pengajian aja lu.
Lo tau ayam kalkun? Ayam yang Cuma bisa ngangguk gak jelas apa yang dianggukin. Nah, itu-tu, gue udah mirip banget ama ayam kalkun. Tapi ayam kalkun yang lagi cacingan. Yang gue bisa Cuma ngangguk-ngangguk aja setiap dosen jelasin materi didepan kelas. Sumpah, gue alergi banget ama yang namanya angka-angka dan itung mengitung kecuali ngitung duit. Dasar mata duitan lo.

Sabtu, 01 Oktober 2016

Huh, malam minggu

Malam minggu,
Huh, gue paling benci ama yang namanya malam minggu. Seribu dari 24 juta spesies manusia di Indonesia paling nazis dengan malam minggu. Kebanyakan spesies JOMBLO.
Eittss.... Bukan hanya spesies jomblo aja yang nazis ama malam minggu. Bahkan yang udah punya pacar pun nazis dengan ni malam. Contoh, malam minggu di tanggal tua.
Sekarang gue tanya, cowok mana yang ditanggal tua punya duit? apalagi anak kos-kosan kaya gue ini. banyak miskinnya. Jomblo aja miskin apalagi punya pacar.
Kadang gue bingung, lebih enak jomblo apa lebih enak punya pacar. Kadang sendiri itu pedih, dan kadang berdua itu terasa sempit. Malam minggu ini gue ngerasa banget kesepian. Uhhh.... Kaciannnn...
Pasalnya di malam minggu ini gue sendirian dirumah sedangkan sahabat-sahabat gue pergi malam mingguan dengan pasangannya masing-masing. Cieeee... Ngenest!
Gue gak tau deh kenpa malam minggu jadi horor banget bagi gue. Padahal gue hanya pengin kaya ABG-ABG lainnya yang jalan ama pasangan di malam minggu. Tapi anehnya sulit untuk dapet pacar yang mau nerima gue.
Gue gak butuh cewek yang neko-neko. Gue hanya butuh cewek yang mau dengan gue. Itu aja, gak lebih. Sumpah, itu aja. Kalo ada yang mau ama gue, silahkan hubungi gue dan pastikan kalian cewek, karena sory gue gak bisa menerima cowok. Udah terlalu banyak cowok yang ngantri, hahahaaa....#Parah